LITERASI DIGITAL SEBAGAI BEKAL BIJAK DALAM BERMEDIA SOSIAL
Keywords:
kemajuan teknologi komunikasi, literasi digital, media sosialAbstract
Di era digital 4.0 seperti saat ini, media sosial menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat,yang memang banyak memberikan dampak positif bagi masyarakat seperti mudahnya berkomunikasi tanpa mengenal jarak, penyampaian informasi yang cepat dan praktis, menambah pengetahuan dan wawasan, dan masih banyak lainnya. Namun, di antara banyaknya dampak positif yang diberikan oleh media sosial, media sosial tak lepas dari dampak negatif. Literasi digital membawa para pengguna media sosial lebih paham aturan, norma, dan etika pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab. Diharap masyarakat bisa semakin memanfaatkan internet untuk aktivitas produktif, meningkatkan ketahanan masyarakat dalam merespon konten negatif, dan mendorong penyebaran konten-konten positif yang bernafaskan kabar baik. Jika dilihat efek negatif media sosial yang dikemukakan tersebut, maka dengan jelas dapat diketahui bahwa efek negatif media sosial lebih dominan ketimbang efek positif dari media sosial. Namun, banyak orang tidak merasa bahwa media sosial memiliki efek negatif lebih besar ketimbang efek positifnya. Karena itu, sebaiknya bagi para pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum, dapat menggunakan media sosial ke arah yang positif serta mampu mengendalikan dirinya untuk tidak terbawa arus waktu yang dapat menghilangkan pekerjaan yang harus dikerjakan di kantor atau di rumah atau pembelajaran yang harus diselesaikan.
Downloads
References
Bawden, D. 2001. “Information and Digital Literacy: A Review of Concepts”. Journal of Documentation, 57(2). Hlm. 218–259
Chaplin, J.P. 2009. Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: Rajawali Press.
Elsa, dkk. (2019). Peran Media Sosial terhadap gaya hidup Siswa SMA 5 Bandung. Jurnal Sosietas. 5 (1)
Kurnia, D, N dkk. (2018). Hubungan Pemanfaatan Media Sosial Instagram Dengan Kemampuan Literasi Media Di Upt Perpustakaan Itenas. Edulib. Vol. 8 (1).
Mauludin, dkk. (2017). Cerdas dan bijak dalam memanfaatkan media sosial di tengah era literasi dan informasi. Jurnal aplikasi Ipteks untuk masyarakat, 6 (1), hlm. 1-4
Nasrullah, R. (2015). Media sosial (perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi). Jakarta: Simbiosa Rekatama Media.
Sukma; Laili Komariyah; Muliati Syam. (2016). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) dan Motivasi Terhadap hasil Belajar Fisika Siswa. Jurnal Saintifika. Universitas Jember.
Sukmadinata, Nana Syaodih. (2008) Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: program pascasarjana UPI dengan PT Remaja Rosdakarya.
Thomas W.H dkk. (2019). Adolescent Internet Addiction in Hong Kong: Prevalence, Psychosocial Correlates and Prevention. Jurnal Adolezcent Health, 64, hlm 34-43
Wang, Li dkk. (2019). How to Persuade an online gamer to Give Up Cheating? Uniting Elaboration Likelihood Model and Signaling Theory. Jurnal Computer in Human Behavior, 96, hlm 149- 162
Wena, Made. (2011). Strategy Pembelajaran Inovatif Kontemporer: suatu Tinjauan Konseptual Operasional. Jakarta: bumi Aksara.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Laily Zulfa (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










